Azka Zakwan Wifaaul Haq Tuntaskan Uji Publik 10 Juz Al-Qur'an di MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif

Jakarta (Humas MIN 14) --- Sabtu, 9 Agustus 2025 menjadi hari istimewa bagi M. Azka Zakwan Wifaaul Haq, siswa kelas 6B MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif. Di hadapan para guru, orang tua, dan tamu undangan, Azka menjalani Uji Publik Al-Qur’an 10 Juz (juz 21 hingga 30) dengan penuh percaya diri. Kegiatan berlangsung di Meeting Room MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube sekolah.

 

Uji publik ini merupakan bagian dari Program Sertifikasi Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan untuk mengukur kemampuan hafalan siswa sekaligus menjadi ajang pembuktian kesungguhan mereka dalam menjaga amanah menghafal kalamullah. Sejak pagi, suasana di ruang kegiatan terasa khidmat. Para hadirin mendengarkan setiap lantunan ayat Al-Qur’an yang dibacakan Azka dengan penuh perhatian.

 

Koordinator Humas dan Penjamin Mutu, Durratul Mufidah, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian Azka. “Ini bukan hanya tentang hafalan, tapi tentang proses panjang, kedisiplinan, dan doa yang menyertai. Kami berharap Azka menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain untuk terus mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Penguji sekaligus pembimbing Azka, Mafruha, menuturkan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari latihan konsisten. “Azka anak yang tekun. Setiap hari dia meluangkan waktu untuk murajaah. Tantangan terbesar justru menjaga hafalan tetap kuat dari awal hingga akhir juz,” kata Mafruha sambil tersenyum bangga.

 

Sementara itu, Ketua Program Sertifikasi Al-Qur’an dan Uji Publik, Untung Carsono, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban publik. “Kita ingin masyarakat melihat langsung kualitas hafalan siswa, sehingga ada kepercayaan bahwa sertifikat yang diberikan bukan formalitas, melainkan hasil dari ujian yang sesungguhnya,” tegasnya.

 

Acara ini turut dihadiri oleh koordinator humas dan penjamin mutu, penguji, ketua program sertifikasi Al-Qur’an dan uji publik, guru-guru mata pelajaran Al-Qur’an, serta orang tua Azka yang tak henti-hentinya memberikan dukungan moral. Para hadirin mengaku terharu saat menyaksikan lantunan ayat suci dari bibir seorang anak seusia Azka, yang begitu fasih dan tenang.

 

Menutup acara, Azka menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. “Terima kasih untuk Ummi, Abi, ustadz, dan ustadzah yang selalu membimbing saya. Semoga saya bisa menjaga amanah ini sampai akhir hayat,” ucapnya dengan suara lirih, namun penuh ketulusan. Tepuk tangan pun menggema di ruangan, menandai keberhasilan seorang anak dalam perjalanan panjangnya mencintai Al-Qur’an.

 

 

Bagi pihak sekolah, kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga bentuk syiar bahwa generasi muda mampu menjadi penjaga Al-Qur’an sejak usia dini. Dengan dukungan keluarga, lingkungan, dan pembimbing yang sabar, hafalan dapat menjadi bekal hidup yang tak ternilai harganya.

Rangkaian Uji Publik Al-Qur’an di MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif akan terus berlanjut bagi siswa-siswi lainnya yang telah memenuhi syarat. Harapannya, semakin banyak anak yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (dm)

Komentari Tulisan Ini

Iklan

Buku Panduan
-->